RITUAL BERKABUNG RAKYAT HORMUZ DALAM CERPEN RATAP GADIS SUAYAN KARYA DAMHURI MUHAMMAD

 

Raisya, janda miskin Dusun Suayan, selalu punya tempat istimewa di samping pembaringan sebujur jenazah. Ia adalah keharusan dalam sebuah upacara kematian. Selalu ada tukang ratap yang pandai menanak risau; diupah untuk meraung sepilu-pilunya kepada sang mayat- berjenis kelamin apapun dia- di sela-sela wangi kesturi perkabungan.

Cerpen Ratap Gadis Suayan karya Damhuri Muhammad ditasbihkan Kompas sebagai salah satu dari sekian cerpen pilihan tahun 2008. Sembilan tahun yang lalu, nama Damhuri Muhammad berada di lembaran kumpulan cerpen pilihan Kompas bertajuk Smokol bersama dengan tiga belas pengarang lainnya- Triyanto Triwikromo sendiri menyumbang dua cerpen: Iblis Paris dan Dalam Hujan Hijau Fridenau.

Ritual Dusun Suayan memiliki kemiripan dengan upacara perkabungan kaum Hormuz di pesisir pantai Persia-kini Iran, sehingga saya sampai pada kesimpulan bahwa ada bangunan realitas kultur masyarakat Persia pada masa itu dalam kehidupan cerpen Damhuri Muhammad. Hormuz atau Mugh Astan adalah sebuah kota dengan pelabuhan besar, pusat perdagangan yang ramai ketika Marco Polo dan timnya berhasil mendarat di wilayah kuasa sang Raja Ruemedan Ahmad. Kaum Hormuz berkulit hitam dan menjalankan ajaran Muhammad (Selasar, 2009: 3).

Hormuz, pada masa itu, mematenkan suatu tindakan seremonial atas kematian manusia. Ketika kabar kematian telah dikumandangkan, maka para perempuan kelas atas, sanak saudara, dan tetangga berduyun-duyun menekuri mendiang, melakukan ratapan dan raungan yang memilukan selama 4 tahun penuh sebagai wujud duka cita secara lantang bagi almarhum. Ritual ini, meskipun tidak benar-benar diadaptasi secara utuh, hadir sebagai realitas kehidupan sosial budaya masyarakat Dusun Suayan garapan Damhuri Muhammad.

……………….. bilamana kabar kematian dimaklumatkan, orang-orang akan bergegas menuju rumah mendiang. Begitupula Raisya. Tetapi ia tidak bakal ikut-ikutan sibuk meramu daun serai……………………. Raisya hanya akan mengisi tempat yang telah tersedia, di samping pembaringan mendiang, lalu meratap sejadi-jadinya, sekeras-kerasnya, sepilu-pilunya. (Muhammad, 2009: 124).

Marco Polo berkisah juga tentang spesialis tukang ratap, perempuan-perempuan yang diupah untuk menjalankan prosesi berkabung bagi jasad laki maupun perempuan.

Spesialis tukang ratap ini oleh Damhuri diimajikan ke dalam tokoh Raisya.

 “Sejatinya Raisya tidak pernah berdoa memohon kematian meski hidupnya sangat bergantung pada kematian. Untunglah hari ini datang juga kabar buruk itu. Ia akan meratap sebagaimana lazimnya, beroleh upah, lalu pulang.” (Muhammad, 2009: 124).

Ratapan (lament atau lamentation) sebagai ekspresi duka cita sudah ber-rahim di sajak-sajak tertua dan terlanggeng dalam sejarah manusia, salah satunya adalah The Lament of Sumer and Ur. Sajak ini merupakan satu dari lima sajak “city-lament” terkemuka Mesopotamia kuno. Pada tahun 2004 SM, pada tahun-tahun terakhir pemerintahan Raja Ibbi-Sin, Ur jatuh ke tangan para pasukan dari timur. Kejatuhan ini, yang mereka percayai sebagai bagian dari takdir yang dikehendaki para dewa untuk Ur, lantas mereka larutkan ke dalam bentuk sajak ratapan. Mesopotamia sendiri meliputi wilayah antara Sungai Efrat dan Tigris- di ujung selatan, keduanya bermuara di Teluk Persia. Pasca luruhnya kekuasaan Dinasti Sassaniyah oleh invasi khalifah Umar bin Khatab pada tahun 644, rakyat Persia berusaha tetap mempertahankan budaya dan bahasanya.

Iren A.

Sumber:

Kompas. 2009. Smokol. Jakarta: Gramedia.

Marco Polo (terjemahan Dian Vita Ellyati). 2009. Surabaya: Selasar.

Murray, Hugh. Marco Polo Greatly Amanded and Enlarged (second edition)

wikipedia.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s